Mengenal Organisasi-Organisasi di Bawah Naungan PBB

Kamu tentu mengenal organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau biasa dikenal juga dengan nama United Nations (UN). Organisasi terbesar yang beranggotakan seluruh negara merdeka dan berdaulat ini, dibentuk dengan tujuan untuk menjaga perdamaian dan keamanan dunia.

Dalam perkembangannya, peran PBB tidak sekadar sebagai “organisasi penjaga kedamaian”. Saat ini PBB juga turut membina kerjasama di seluruh dunia dalam memecahkan masalah ekonomi, sosial, budaya, dan kemanusiaan. Untuk itu dibentuklah organisasi-organisasi di bawah naungan PBB guna membantu menyelesaikan permasalahan tersebut.

PBB menaungi beberapa organisasi dengan fungsi dan tugasnya masing-masing. Organisasi-organisasi apa saja yang dinaungi oleh PBB? Berikut adalah beberapa di antaranya yang perlu kamu ketahui.

International Monetary Fund (IMF)

IMF merupakan lembaga sentral dalam sistem moneter internasional. Banyak orang mengenal IMF sebagai organisasi ekonomi global yang kerap turun tangan membantu negara yang sedang dilanda krisis, termasuk Indonesia pada 1997 silam. Saat itu IMF memberikan bantuan berupa sejumlah dana pinjaman guna menanggulangi krisis ekonomi yang sedang terjadi. Hanya saja Indonesia wajib menerapkan kebijakan ekonomi yang sesuai dengan aturan IMF.

Dalam menjalankan tugasnya, IMF memiliki beberapa misi utama antara lain:

  1. Menjamin stabilitas moneter internasional, termasuk di dalamnya sistem nilai tukar dan sistem pembayaran internasional.
  2. Membantu negara anggota dalam mengatasi masalah keuangan negara.
  3. Mencegah terjadinya perang mata uang melalui kebijakan devaluasi yang tidak sehat.

Untuk mencapai misinya tersebut, IMF melakukan beberapa tindakan seperti memantau perkembangan atas kebijakan ekonomi dan keuangan berbagai negara, serta memberi nasihat dan masukan kebijakan ekonomi pada para anggotanya. Selain itu, IMF juga memberikan pinjaman sementara serta bantuan teknis kepada negara anggota yang menghadapi masalah neraca pembayaran.

World Bank

Bank Dunia atau World Bank merupakan sebuah lembaga keuangan internasional yang menyediakan pinjaman kepada negara berkembang untuk pemberian modal. Berbeda dengan IMF yang berfokus pada kinerja makroekonomi dan keuangan, Bank Dunia mempunyai target yang lebih luas ke berbagai sektor ekonomi hingga proyek pembangunan dan reformasi seluruh sektor.

Perbedaan lainnya yaitu IMF hanya memberikan bantuan khusus untuk masalah ekonomi jangka pendek, terutama pada seluruh negara anggota. Sementara Bank Dunia lebih fokus pada isu-isu jangka panjang dan berusaha mendorong pertumbuhan ekonomi terintegrasi. Bantuan Bank Dunia umumnya diberikan pada negara sedang berkembang atau sedang dalam tahap transisi.

Sebagai sebuah lembaga besar, Bank Dunia kini menaungi lima lembaga di bawahnya, antara lain:

  1. International Bank for Reconstruction and Development (IBRD), yaitu sebuah lembaga yang memberikan pinjaman kepada negara berkembang dengan pendapatan menengah.
  2. International Development Association (IDA), yaitu institusi keuangan internasional yang menyediakan pinjaman kepada negara berkembang miskin di dunia.
  3. International Finance Corporation (IFC), yaitu lembaga keuangan internasional yang menawarkan layanan investasi, konsultasi, dan pengelolaan aset untuk mendorong pengembangan sektor swasta di negara-negara yang kurang berkembang.
  4. Multilateral Investment Guarantee Agency (MIGA), yaitu lembaga keuangan internasional yang menyediakan asuransi risiko politik dan jaminan peningkatan kredit.
  5. International Centre for Settlement of Investment Disputes (ICSID), yaitu lembaga yang melayani arbitrase atau penyelesaian hukum dalam sengketa investasi internasional.
Food and Agriculture Organization (FAO)

Food and Agriculture Organization (FAO) merupakan salah satu organisasi yang berfokus pada penanganan masalah di bidang pangan dan pertanian. Organisasi yang bermarkas di Roma, Italia ini, dibentuk untuk menjaga stabilitas hidup manusia melalui ketersediaan pangan, sehingga dapat mengurangi angka kelaparan.

Sejak awal didirikan pada 1945, FAO memiliki tujuan utama yaitu meningkatkan produktivitas pertanian (termasuk kehutanan dan perikanan), mendorong kehidupan penduduk desa yang lebih baik, berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dunia, serta menghindari terjadinya malnutrisi. Untuk mencapai tujuan tersebut, FAO berpartisipasi memberikan bantuan, pengalaman, dan keahlian kepada yang membutuhkan agar tercapai peningkatan produksi pangan dan menghindari terjadinya krisis pangan.

Indonesia sendiri sudah menjadi anggota FAO sejak 1948. Ratusan proyek dan program di bidang pangan dan pertanian sudah dilaksanakan oleh FAO di seluruh Indonesia. Hal ini tentu saja menjadi kesempatan berharga bagi Indonesia untuk memperjuangkan kepentingan bangsa ini dalam meningkatkan kesejahteraan, terutama di bidang pertanian dan ketahanan pangan.

International Labour Organization (ILO)

Organisasi Buruh Internasional atau ILO merupakan sebuah wadah yang menampung isu buruh internasional di bawah naungan PBB. Organisasi ini dibentuk sebagai upaya untuk mendorong terciptanya peluang bagi laki-laki dan perempuan untuk memperoleh pekerjaan yang layak dan produktif secara bebas, adil, aman, dan bermartabat.

Tujuan utama didirikannya ILO yaitu untuk mempromosikan hak-hak di tempat kerja, mendorong terciptanya peluang kerja yang layak, meningkatkan perlindungan sosial serta memperkuat dialog untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang terkait dengan dunia kerja. ILO aktif dalam menciptakan sebuah standar atau peraturan serta program-program yang berhubungan dengan pekerjaan, baik bagi wanita maupun pria, termasuk hubungan antara negara (Pemerintah) dengan masyarakat (pekerja).

ILO sangat menjunjung tinggi keadilan sosial untuk masyarakat pekerja di mana saja, sebagaimana tercantum dalam Deklarasi Philadelphia. Badan ini menyusun standar perburuhan internasional yang dijadikan petunjuk bagi para penguasa nasional dalam merumuskan kebijakan perburuhan di negaranya masing-masing. ILO juga sangat concern dalam hal perlindungan terhadap pekerja, terutama terkait dengan banyaknya kecelakaan dan penyakit yang timbul akibat lingkungan kerja yang tidak baik.

World Health Organization (WHO)

WHO adalah salah satu organisasi di bawah naungan PBB yang bertindak sebagai koordinator kesehatan umum internasional. Tujuan utama didirikannya organisasi ini yaitu agar semua orang bisa mencapai tingkat kesehatan yang maksimal. WHO mempunyai tanggung jawab untuk memberikan arah dan kebijakan dalam penanganan kesehatan masyarakat dunia.

Untuk bisa mencapai tingkat kesehatan yang tinggi bagi seluruh masyarakat dunia, WHO aktif melaksanakan tugas-tugas yang di antaranya sebagai berikut:

  1. menjaga kesehatan masyarakat dengan cara membantu melakukan pembatasan terhadap penyakit-penyakit menular,
  2. memberikan bantuan kesehatan kepada negara-negara yang membutuhkan,
  3. membantu meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan ibu dan anak, dan
  4. mendorong dan membantu pelaksanaan penelitian-penelitian dalam bidang kesehatan.

Selain mengatur usaha-usaha internasional untuk mengendalikan penyebaran penyakit menular, WHO juga mensponsori program-program yang bertujuan mencegah dan mengobati penyakit menular tersebut. WHO berperan aktif dalam upaya mengembangkan dan mendistribusikan vaksin dan obat-obatan yang aman dan efektif, serta mendiagnosa penyakit dan berbagai macam kelainan.

United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO)

UNESCO merupakan badan khusus di bawah naungan PBB yang bertujuan mendukung perdamaian dan keamanan dengan mempromosikan kerjasama antarnegara melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya dalam rangka meningkatkan rasa saling menghormati yang berlandaskan kepada keadilan, peraturan hukum, HAM, dan kebebasan hakiki.

Organisasi ini bekerja dengan cara memberikan kontribusi pada pembangunan perdamaian, pemberantasan kemiskinan, pembangunan berkelanjutan, serta dialog antarbudaya melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, budaya, komunikasi, dan informasi. Program-program yang disponsori UNESCO antara lain program baca-tulis, pelatihan guru, program ilmu internasional, proyek sejarah regional, dan budaya.

Selain mendukung program pendidikan dan sains, UNESCO juga terlibat dalam upaya melindungi alam dan warisan budaya bersama umat manusia. Sebagai contoh, pengakuan UNESCO terhadap angklung sebagai warisan budaya telah menjadikan alat musik tradisional ini dikenal ke seluruh dunia. Kemudian, penetapan beberapa kawasan konservasi sebagai UNESCO Global Geopark, telah mendukung kelestarian alam Indonesia berkat adanya pengakuan internasional atas wilayah konservasi tersebut.

United Nation Children Fund (UNICEF)

UNICEF merupakan organisasi di bawah naungan PBB yang mendedikasikan diri untuk kelangsungan hidup, perkembangan, dan perlindungan anak-anak. UNICEF memiliki visi untuk menciptakan sebuah dunia di mana setiap anak dapat tumbuh sehat terlindungi dari bahaya, dan terdidik, sehingga mereka dapat mencapai potensi yang mereka miliki.

Selama lebih dari 70 tahun, UNICEF telah melaksanakan program-program yang terkait dengan peningkatan kesehatan, gizi, pendidikan, dan kesejahteraan umum untuk anak-anak. Untuk menjalankan program-program tersebut, UNICEF berusaha menggalang dana mulai dari sumbangan sukarela Pemerintah, badan-badan Pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, hingga perorangan.

Sebagai perorangan, kita pun bisa turut membantu anak-anak dengan melakukan donasi melalui UNICEF. Tidak hanya bisa dilakukan secara manual, kita pun bisa memanfaatkan gawai yang kita miliki untuk melakukan donasi di situs donasi resmi yang bekerjasama dengan UNICEF. Meski dilakukan secara online, kita pun masih bisa memantau ke mana uang yang didonasikan tersebut disalurkan. Semua progres penyaluran donasi disampaikan secara transparan. Oleh karenanya, dengan melakukan donasi, secara tidak langsung kita telah membantu anak Indonesia agar dapat memiliki kehidupan yang lebih baik di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *